Ngarep Sama Allah

Monday, June 26, 2017

๐Ÿƒ ||MENGENAL CIRI FISIK IMAM MAHDI

PPTQ DARUL ANSHOR:


✍Dari Abu Sa'id Al-Khudri ra, Rasulullah saw bersabda:
๏บ๏ปŸْ๏ปคَ๏ปฌْ๏บชِ๏ปฑُّ ๏ปฃِ๏ปจِّ๏ปฒ، ๏บƒَ๏บŸْ๏ป َ๏ปฐ ๏บ๏ปŸْ๏บ َ๏บ’ْ๏ปฌَ๏บ”ِ، ๏บƒَ๏ป—ْ๏ปจَ๏ปฐ ๏บ๏ปŸْ๏บ„َ๏ปงْ๏ป’ِ، ๏ปณَ๏ปคْ๏ป َ๏บ„ُ ๏บ๏ปŸْ๏บ„َ๏บญْ๏บฝَ ๏ป—ِ๏บดْ๏ป„ً๏บŽ ๏ปญَ๏ป‹َ๏บชْ๏ปปً، ๏ป›َ๏ปคَ๏บŽ ๏ปฃُ๏ป ِ๏บŒَ๏บ–ْ ๏บŸَ๏ปฎْ๏บญً๏บ ๏ปญَ๏ป‡ُ๏ป ْ๏ปคً๏บŽ، ๏ปณَ๏ปคْ๏ป ِ๏ปšُ ๏บณَ๏บ’ْ๏ปŠَ ๏บณِ๏ปจِ๏ปด๏ปฆَ
Al-Mahdi itu berasal dariku, lebar dahinya, dan panjang (mancung) hidungnya, dia akan memenuhi bumi dengan kelurusan dan keadilan, sebagaimana sebelumnya bumi dipenuhi dengan kelaliman dan kezhaliman. 

Dia akan berkuasa selama 7 tahun.๐Ÿ“š (HR. Abu Dawud, Sunan Abi Dรขwud, kitab Al-Mahdi, hadits no. 4265) ['Aun Al-Ma'bud (11/375)] Al-Bustawi menukil dari Ibnul Qayyim bahwa dia berkata, "Abu Dawud meriwayatkannya dengan sanad yang jayyid (baik)."

Penjelasan:
1⃣. Hadits ini mengutarakan cirikhas terpenting yang dengannya Al-Mahdi dapat dikenali dengan mudah, yakni tersingkapnya rambut dari dahi hingga mendekati pertengahan kepala, tetapi bukan botak, dan orang yang memiliki ciri khas demikian ini pantas jika dikatakan dahinya lebar. Demikian pula hidungnya yang panjang, dengan kehalusan pada ujungnya dan kebengkokan pada bagian tengahnya.

2⃣. Dua cirikhas inilah yang terpenting yang membedakan penampilan luar Al-Mahdi di antara orang-orang yang lainnya. Karena itulah termaktub penjelasan yang gamblang tentang dua cirikhas ini pada sejumlah hadits, sehingga Al-Mahdi dapat dikenali identitas pribadinya dengan itu.

3⃣. As-Sulami menyebutkan pada kitabnya, 'Uqad Ad-Durar, sejumlah atsar yang memaparkan tambahan ciri-ciri khusus pada diri imam Al-Mahdi. 

Saya meringkasnya sifat-sifat itu pada beberapa poin berikut ini:

Cirikhas giginya:
1⃣. ( ๏บƒَ๏ป“ْ๏บฎِ๏ป•َ ๏บ๏ปŸ๏บœَّ๏ปจَ๏บŽ๏ปณَ๏บŽ ): Gigi-gigi depannya renggang dan saling berjauhan.
2⃣. ( ๏บ‘َ๏บฎِ๏ปณْ๏ป–َ ๏บ๏ปŸ๏บœَّ๏ปจَ๏บŽ๏ปณَ๏บŽ ): Giginya putih dan berkilauan cemerlang.

Cirikhas kulit dan tubuhnya:
1⃣. ( ๏บ๏ปŸ๏ป َّ๏ปฎْ๏ปฅُ ๏ปŸَ๏ปฎْ๏ปฅُ ๏ป‹َ๏บฎَ๏บ‘ِ๏ปฒٍّ، ๏ปญَ๏บ๏ปŸْ๏บ ِ๏บดْ๏ปขُ ๏บŸِ๏บดْ๏ปขُ ๏บ‡ِ๏บณْ๏บฎَ๏บ๏บ‹ِ๏ปดْ๏ป ِ๏ปฒّ ٍ) : Warna kulitnya hitam.
2⃣. (ِ ๏บทَ๏บŽ๏บٌّ ๏ปฃَ๏บฎْ๏บ‘ُ๏ปฎْ๏ป‰ٌ ): Tidak tinggi dan tidak pendek.

Cirikhas wajah dan pipinya:
1⃣. ( ๏บฃَ๏บดَ๏ปฆُ ๏บ๏ปŸْ๏ปฎَ๏บŸْ๏ปชِ ): Tampan wajahnya, wajahnya memancarkan cahaya, seakan-akan bintang yang cemerlang.
2⃣. ( ๏ป›َ๏บšُّ ๏บ๏ปŸ๏ป ِّ๏บคْ๏ปดَ๏บ”ِ ): Lebat jenggotnya, pada sebuah atsar disebutkan bahwa jenggotnya berwarna hitam.
3⃣. ( ๏ป“ِ๏ปฒ ๏บงَ๏บชِّ๏ปฉِ ๏บْ๏ปทَ๏ปณْ๏ปคَ๏ปฆِ ๏บงَ๏บŽ๏ปٌ ๏บƒَ๏บณْ๏ปฎَ๏บฉُ ): Pada pipi kanannya ada tahi lalat hitam yang nampak jelas.

Cirikhas kedua mata dan kedua alisnya:
1⃣. ( ๏บƒَ๏บ‘ْ๏ป َ๏บžٌ ๏บƒَ๏ป‹ْ๏ปดُ๏ปฆٌ ): Al-ablaj artinya sesuatu yang jelas jarak antara kedua alisnya sehingga keduanya tidak berangkai atau bergandengan, kedua alisnya bukan alis yang tebal dan berangkai. Al-A'yun artinya orang yang mempunyai mata yang lebar.
2⃣. ( ๏บƒَ๏ป›ْ๏บคَ๏ปžُ ๏บ๏ปŸْ๏ปŒَ๏ปดْ๏ปจَ๏ปดْ๏ปฆِ ‏) :Pelupuk matanya hitam dan bukan karena bercelak.

Cirikhas lainnya:  Kedua pahanya kurus, pada paha kanannya ada tahi lalat, dan pada pundaknya ada tanda kenabian.

Inilah beberapa cirikhas fisik Al-Mahdi secara global. Yang paling penting adalah yang disebutkan dengan jelas pada hadits-hadits shahih, yakni dahinya lebar dan hidungnya mancung (panjang). 

Siapapun yang mengkaji ciri khas tersebut secara teliti dan membandingkannya dengan ciri-ciri fisik Nabi saw serta Imam Ali ra pastilah dia mendapati bahwa cirikhas fisik Al-Mahdi tidak keluar dari keadaan fisik beliau berdua sedikitpun. 

Barangkali ciri khas fisik yang paling mirip dengan ciri khas fisik kakeknya, Imam Ali ra, dahinya yang bersinar terang.

Sedangkan ciri khas fisik yang mirip dengan ciri khas fisik kakeknya, Nabi Muhammad saw, adalah giginya yang renggang, tubuhnya tidak tinggi dan tidak pendek, alisnya yang tidak bergandengan, matanya yang lebar, kedua matanya yang hitam bagai bercelak, serta kedua pahanya yang kurus. 

Dapat dikatakan bahwa ciri-ciri fisik Al-Mahdi itu campuran dari ciri-ciri fisik dua kakeknya, yakni Nabi Muhammad saw dan Imam Ali ra.

Semoga pemaparan di atas dapat membuat kita semakin yakin akan datangnya Imam Mahdi sebagai bagian dari keimanan kepada Hari Akhir. 

Tentunya, juga kita bisa terhindar dari orang-orang yang mengaku-aku dan mengklaim diri sebagai Imam Mahdi.

✍ Dr. Ahmad Mubayadh. Buku Ensiklopedi Akhir Zaman 

0 comments:

Post a Comment

Month's Visit