MENINGGAL DI DEPOK 2009.
PUISI TERAKHIR
W.S. Rendra
di buat sesaat sebelum dia wafat....
Hidup itu seperti *UAP,* yg sebentar saja kelihatan, lalu lenyap.!!!
Ketika Orang memuji *MILIKKU,* aku berkata bahwa ini *HANYA TITIPAN* saja.
Bahwa mobilku adalah titipan-NYA.
Bahwa rumahku adalah titipan-NYA.
Bahwa hartaku adalah titipan-NYA.
Bahwa putra-putriku hanyalah titipan-NYA.
Tapi mengapa aku tidak pernah bertanya,
*MENGAPA DIA* menitipkannya kepadaku.?
*UNTUK APA DIA* menitipkan semuanya kepadaku.
Dan kalau bukan milikku, apa yg seharusnya aku lakukan untuk milik-NYA ini.?
Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh-NYA.?
Malahan ketika diminta kembali,
_kusebut itu_ *MUSIBAH,*
_kusebut itu_ *UJIAN,*
_kusebut itu_ *PETAKA,*
_kusebut itu apa saja...._
Untuk melukiskan, bahwa semua itu adalah *DERITA....*
Ketika aku berdoa,
kuminta titipan yg cocok dengan
*KEBUTUHAN DUNIAWI.*
_Aku ingin lebih banyak_ *HARTA.*
_Aku ingin lebih banyak_ *MOBIL.*
_Aku ingin lebih banyak_ *RUMAH.*
_Aku ingin lebih banyak_ *POPULARITAS.*
_Dan kutolak_ *SAKIT,*
_Kutolak *KEMISKINAN.*_
Seolah semua *DERITA* adalah hukuman bagiku.
Seolah *KEADILAN* dan *KASIH-NYA,* harus berjalan seperti penyelesaian matematika
dan sesuai dengan kehendakku.
Aku rajin beribadah,
maka selayaknyalah derita itu menjauh dariku,
Dan nikmat dunia seharusnya kerap menghampiriku....
Betapa curangnya aku,
Kuperlakukan *DIA* seolah _Mitra Dagang_ ku dan bukan sebagai *Kekasih.!*
Kuminta *DIA* membalas _perlakuan baikku_
dan menolak keputusan-NYA yg tidak sesuai dengan keinginanku....
Padahal setiap hari kuucapkan,
_*Hidup dan Matiku, Hanyalah untuk-MU.*_
Mulai hari ini,
ajari aku agar menjadi pribadi yg selalu bersyukur
dalam setiap keadaan
dan menjadi bijaksana,
mau menuruti kehendak-MU saja ya *ALLAH....*
Sebab aku yakin....
*ENGKAU* akan memberikan anugerah dalam hidupku....
*KEHENDAKMU* adalah yg *TERBAIK* bagiku....
Ketika aku ingin hidup *KAYA,*
aku lupa,
bahwa *HIDUP* itu sendiri
adalah sebuah *KEKAYAAN.*
Ketika aku berat untuk *MEMBERI,*
aku lupa,
bahwa *SEMUA* yg aku miliki
juga adalah *PEMBERIAN.*
Ketika aku ingin jadi yg *TERKUAT,*....aku lupa,
bahwa dalam *KELEMAHAN,*
Tuhan memberikan aku *KEKUATAN.*
Ketika aku takut *Rugi,* Aku lupa,
bahwa *HIDUPKU* adalah sebuah *KEBERUNTUNGAN,*
karena *Anugerah-NYA.*
Ternyata hidup ini sangat indah, ketika kita selalu *BERSYUKUR* *kepada-NYA.*
Bukan karena hari ini *INDAH* kita *BAHAGIA.*
Tetapi karena kita *BAHAGIA,* maka hari ini menjadi *INDAH.*
Bukan karena tak ada *RINTANGAN* kita menjadi *OPTIMIS.*
Tetapi karena kita optimis, *RINTANGAN* akan menjadi tak terasa.
Bukan karena *MUDAH* kita *YAKIN BISA.*
Tetapi karena kita *YAKIN BISA.!*
semuanya menjadi *MUDAH.*
Bukan karena semua *BAIK* kita *TERSENYUM.*
Tetapi karena kita *TERSENYUM,* maka semua menjadi *BAIK.*
Tak ada hari yg *MENYULITKAN* kita, kecuali kita *SENDIRI* yg membuat *SULIT.*
Bila kita tidak dapat menjadi jalan besar,
cukuplah menjadi *JALAN SETAPAK*
yg dapat dilalui orang.
Bila kita tidak dapat menjadi matahari,
cukuplah menjadi *LENTERA* yg dapat menerangi sekitar kita.
Bila kita tidak dapat berbuat sesuatu untuk seseorang,
maka *BERDOALAH* untuk
kebaikan.
Di-Share karena ini sangat bagus untuk pembelajaran kehidupan kita semua.
🍀🌿🍀🌿🍀🌿






0 comments:
Post a Comment