Ngarep Sama Allah

Friday, March 16, 2018

Puisi Terakhir WS Rendra

WS RENDRA KELAHIRAN SURAKARTA 1935.
MENINGGAL  DI DEPOK 2009.    

PUISI TERAKHIR
W.S. Rendra 
di buat sesaat sebelum dia wafat....

Hidup itu seperti *UAP,* yg sebentar saja kelihatan, lalu lenyap.!!! 
Ketika Orang memuji *MILIKKU,* aku berkata bahwa ini *HANYA TITIPAN* saja.

Bahwa mobilku adalah titipan-NYA.
Bahwa rumahku adalah titipan-NYA.
Bahwa hartaku adalah titipan-NYA.
Bahwa putra-putriku hanyalah titipan-NYA.


Tapi mengapa aku tidak pernah bertanya,
*MENGAPA DIA* menitipkannya kepadaku.?
*UNTUK APA DIA* menitipkan semuanya kepadaku.

Dan kalau bukan milikku, apa yg seharusnya aku lakukan untuk milik-NYA ini.?
Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh-NYA.?

Malahan ketika diminta kembali,
_kusebut itu_ *MUSIBAH,*
_kusebut itu_ *UJIAN,*
_kusebut itu_ *PETAKA,*
_kusebut itu apa saja...._
Untuk melukiskan, bahwa semua itu adalah *DERITA....*

Ketika aku berdoa, 
kuminta titipan yg cocok dengan
*KEBUTUHAN DUNIAWI.*
_Aku ingin lebih banyak_ *HARTA.*
_Aku ingin lebih banyak_ *MOBIL.*
_Aku ingin lebih banyak_ *RUMAH.*
_Aku ingin lebih banyak_ *POPULARITAS.*
_Dan kutolak_ *SAKIT,*
_Kutolak *KEMISKINAN.*_

Seolah semua *DERITA* adalah hukuman bagiku.

Seolah *KEADILAN* dan *KASIH-NYA,*  harus berjalan seperti penyelesaian matematika 
dan sesuai dengan kehendakku. 

Aku rajin beribadah, 
maka selayaknyalah derita itu menjauh dariku,
Dan nikmat dunia seharusnya kerap menghampiriku....
Betapa curangnya aku,
Kuperlakukan *DIA* seolah _Mitra Dagang_ ku dan bukan sebagai *Kekasih.!*

Kuminta *DIA* membalas _perlakuan baikku_ 
dan menolak keputusan-NYA yg tidak sesuai dengan keinginanku....

Padahal setiap hari kuucapkan,
_*Hidup dan Matiku, Hanyalah untuk-MU.*_

Mulai hari ini, 
ajari aku agar menjadi pribadi yg selalu bersyukur 
dalam setiap keadaan 
dan menjadi bijaksana, 
mau menuruti kehendak-MU saja ya *ALLAH....*
Sebab aku yakin....
*ENGKAU* akan memberikan anugerah dalam hidupku....
*KEHENDAKMU* adalah yg  *TERBAIK* bagiku....

Ketika aku ingin hidup *KAYA,*
aku lupa, 
bahwa *HIDUP* itu sendiri 
adalah sebuah *KEKAYAAN.*

Ketika aku berat untuk *MEMBERI,*
aku lupa, 
bahwa *SEMUA* yg aku miliki
juga adalah *PEMBERIAN.*

Ketika aku ingin jadi yg *TERKUAT,*....aku lupa, 
bahwa dalam *KELEMAHAN,*
Tuhan memberikan aku *KEKUATAN.*

Ketika aku takut *Rugi,* Aku lupa,
bahwa *HIDUPKU* adalah sebuah *KEBERUNTUNGAN,*
karena *Anugerah-NYA.*
Ternyata hidup ini sangat indah, ketika kita selalu *BERSYUKUR* *kepada-NYA.*

Bukan karena hari ini *INDAH* kita *BAHAGIA.*
Tetapi karena kita *BAHAGIA,* maka hari ini menjadi *INDAH.*

Bukan karena tak ada *RINTANGAN* kita menjadi *OPTIMIS.*
Tetapi karena kita optimis, *RINTANGAN* akan menjadi tak terasa.

Bukan karena *MUDAH* kita *YAKIN BISA.*
Tetapi karena kita *YAKIN BISA.!*
semuanya menjadi *MUDAH.*

Bukan karena semua *BAIK* kita *TERSENYUM.*
Tetapi karena kita *TERSENYUM,* maka semua menjadi *BAIK.*

Tak ada hari yg *MENYULITKAN* kita, kecuali kita *SENDIRI* yg membuat *SULIT.*

Bila kita tidak dapat menjadi jalan besar, 
cukuplah menjadi *JALAN SETAPAK* 
yg dapat dilalui orang.

Bila kita tidak dapat menjadi matahari, 
cukuplah menjadi *LENTERA* yg dapat menerangi sekitar kita.

Bila kita tidak dapat berbuat sesuatu untuk seseorang, 
maka *BERDOALAH* untuk
kebaikan.

Di-Share karena ini sangat bagus untuk pembelajaran kehidupan kita semua.
🍀🌿🍀🌿🍀🌿

0 comments:

Post a Comment

Month's Visit