Ngarep Sama Allah

Thursday, July 13, 2017

Rohis Itu Romantis

By Felix Siauw

 

Orangtua mana yang tidak bahagia bila anaknya rajin shalat, mencintai Al-Quran, cerdas akal dan mulia akhlaknya. Merindu taat pada syariat dan menjauh dari maksiat

 

Disisi lain, orangtua tentu sangat khawatir anak-anaknya jatuh dalam kubangan perilaku negatif semisal narkoba, tawuran, seks bebas, yang kini semakin ramai saja

 

Di masa Rasulullah, akhlak tercela ini yang mewabah, karena itu Allah turunkan kepada Rasulullah Islam, untuk menjadi solusi, dan alhamdulillah, dakwah itu sampai ke kita

 

Secara logis, apa yang bisa menyelamatkan anak-anak kaum Muslim dari semua hal yang negatif? Jawabannya adalah Islam. Semakin paham Islam, semakin baik perilakunya

 

Nah, proses pendidikan dan pembinaan akan Islam ini, akan sangat baik bila dimulai sejak dini. Sebagaimana Rasulullah membina Ibnu Abbas sejak masih kecil

 

Itulah mengapa di Indonesia dikenal ROHIS, rohaniwan Islam. Upaya menanamkan karakter Islam sejak dini, membenahi tauhid, mengenalkan syariat dan akhlak mulia

 

Tidak hanya terbukti efektif menghindarkan remaja dari perilaku dan aktivitas nista dan tercela, bahkan Rohis juga sudah terbukti melahirkan banyak generasi hebat bagi negeri

 

Bila baru-baru ini Menag mengeluarkan pernyataan bahwa Rohis harus diawasi, justru ini aneh. Mengapa? Karena Rohis dianggap sebagai benih radikalisme. Lucu

 

Bagi penguasa sekarang, Yang Islami itu radikal. Definisi penguasa sekarang, De-radikalisasi itu de-Islamisasi, silakan berpemahaman apapun kecuali Islam

 

Maka kalau kita berusaha menanamkan Islam pada anak-anak kita sedari awal agar akhaknya mulia dan jaug dari hal negatif, penguasa sekarang justru mengkhawatirkan itu

 

Jadi pernyataan Menag ini tidak hanya harus ditolak, tapi perlu dimaknai dengan lebih dalam lagi. Ini adalah bentuk prasangka negatif pada Rohis, dan bagian de-Islamisasi

 

Banyak masalah remaja negeri ini, tawuran, narkoba, LGBT, seks bebas, plagiarisme, liberalisme, serangan barat yang mengancurkan budaya dan identitas agama

 

Justru Rohis datang sebagai solusi, selama ini sudah berjalan sangat baik, tapi kini "negara api menyerang", inginnya Rohis itu seperti yang mereka mau, yang tidak Islami πŸ˜”πŸ˜”πŸ˜”

0 comments:

Post a Comment

Month's Visit